Juli 21, 2009

KLIPING SEHAT : Picky Eater

dear smart parents,
perkenalkan, saya mamanya ellese, 16 bln hari ini.
sorry kalo topik ini udh sering banget dibahas, ada beberapa pertanyaan yang
masih membingungkan saya, mohon bantuan dan pencerahannya agar saya tidak salah
dalam penanganan, thanks sebelumnya.

Sedikit kronologis dari masalah picky eater dari ellese,
dari mulai pertama kali makan solid food di usia 6bln, reaksi pertamanya agak2
nolak, setelah itu, memasuki usia 9 bulan, pola makannya mulai teratur, sehari
makan nasi tim 2 kali, pagi dan sore, sekali makan semangkuk sop bubur dan sop
daging, kemudian minum jus jeruk 2 buah dan jus peer 1 buah setiap hari,
diselingi biskuit.

pada saat umur setahun, DSA yg rutin imunisasi ellese bilang kalo jumlah makanan
nya kurang banyak dan kurang padat, dan BB ellese kurang, saat itu BB nya 10,2
kg.
Nah, saat itu aku mulai menambah porsi makannya, dan mengasarkan makannya,
saat itu pula GTM berawal sampai saat ini.

Ellese mulai GTM terhadap makanan apa saja, tidak ada makanan yang masuk sama
sekali.
Dengan cara halus, dari kebiasaan makan harus duduk di kursi sampai selesai,
sampai sambil nonton barney, sampai naik sepeda, sampai dipaksa, ga ada yang
berhasil.
Saya dengar GTM itu hal yang normal, biasanya akan disembuhkan oleh waktu.

Oh iya, di usia setahun itu pula saya mengganti susu enfapro ke enfagrow,
kemudian perlahan meninggalkan sufor untuk beralih ke UHT Ul*ra. Sampai akhirnya
di usia 14 bulan saya mulai menambahkan Ped*a*ure selang seling dengan UHT,
karena tidak ada makanan yang berhasil masuk sama sekali, sampai akhirnya
biskuit pun ditinggalkannya.

Saya tahu menambahkan Pe*ia*ure itu bukan tindakan yg bijaksana, tapi saya pikir
itu adalah shortcut yang paling tepat saat itu.
untungkan ellese masih doyan minum susu.

Sampai saat itu, udah genap 4 bulan ellese GTM,
saya mulai gundah memikirkan efek jangka panjangnya kalo keadaan seperti ini
diteruskan.

Saya mulai memikirkan mau konsul ke Klinik Picky Eater, tapi sebelumnya pengen
juga berbagi dan mendengar opini dari smart parents di sini.
Cara seperti apa yang harus saya ambil sebelum ke klinik tersebut?
- variasi makanan sudah dilakukan,
- variasi suasana telah dilakukan,
- apakah UHT bisa bikin anak ga selera makan? perlukah diganti dengan sufor
biasa lagi?
- katanya anak ga akan membiarkan dirinya kelaparan, apakah dengan seharian
tidak memberinya susu dia akan mau makan?
maksudku, anak umur 16 bulan udah ngerti dengan konsep "kalo lapar harus makan",
- aku membiarkannya makan sendiri setiap sesi makan, disamping aku menyuapinya
dari samping, ellese keliatan tertarik, tapi yang masuk tetap aja cuma beberapa
butir nasi di awal, sisanya dibuat main, sedangkan makanan yang disuapiku tidak
masuk.

Ditunggu masukan dan pencerahannya yah,
thanks banget udah mau meluangkan waktu membaca curhatku yang panjang ini

warm regards,

Respon Saya:

coba bantu ya mba ... (kalo soal picky eater selalu mengingatkan pengalaman saya
pada nafi-ku)

pertama, seusia ellese dengan BB segitu masih normal lho mba.
anakku yang pertama, nafi', BBnya naik turun 9-10kg terus sejak 9bln-20bln.
apakah ada yang kurang dari nafi' dengan BB segitu thok? enggak tuh, tetep
lincah, perkembangan yang lain baik2 saja, dan memang memasuki masa picky eater,
hehehhehehe

sebetulnya kalo dari cerita mba ..... ellese bukan picky eater, mengingat
sebelum usia setaun dia menikmati saat makannya, dan nga ada cerita GTM.
lalu kenapa jadi GTM?
kalo boleh berpendapat ..... kliatannya itu efek stress dan frustasi mba
terhadap target yang ditetapkan sang DSA.
anak2 itu sensitif terhadap ortunya lho mba.

kliatannya sejak sang DSA berpendapat, yang dikejar mba adalah ellese harus
makan, ellese harus konsumsi something tuk mencapai target yang diharapkan.

balik lagi seperti beberapa waktu lalu saya pernah crita di sini untuk kasus
yang hampir mirip, yaitu makan dikemut. sebetulnya yang dilakukan ellese adalah
bentuk lain dari cara dia mengkomunikasikan sesuatu terhadap ortunya. kalo pada
kasus nafi', dia mengemut makanan berlama2 karena dia ingin menyampaikan pesan
..... "aku lagi nga mau makan, aku masih kenyang"

dan tampaknya dugaan saya ini semakin benar, karena mba justru semakin panik
dengan GTM ellese, lalu menyikapinya dengan memberikan pedia.....
asle dey mba pedia.... itu bener2 ngerusak tata kelola makan pada anak. saya dah
liat sendiri dengan mata kepala bukti2 disekitar saya. sekalinya mengenal
pedia...... anak jadi terkesan addict, karena itu memuaskan dia utk nga makan,
utk nga mengunyah, utk nga perlu bertengkar dengan ortunya yang paksa2 makan ini
itu. dan semua yang saya liat itu akhirnya baru benar pola makannya setelah
pedia.... betul2 distop. bahkan sekedar disimpan tuk jaga2 di rumah pun nga
boleh.

yang mungkin bisa mba lakukan .....
tarik napas dalam2 dan yakinkan terus pada diri mba sendiri yang harus dikejar
itu bukan target supaya ellese harus makan, tapi targetkan ellese selalu nyaman
pada saat makan, sesedikit apa pun makanan yang masuk ke mulutnya.

ellese sudah setahun lebih ..... jadi makanan utama bukan lagi susu. so jangan
gantungkan susu sebagai jalan selamat. jangan jadikan kebiasaan kalo anak tidak
makan lalu dicekoki susu. jangan dijadikan kebiasaan anak harus menghabiskan
susu dengan target sehari sekian cc/ml.

semua butuh proses ..... nga bisa dalam waktu sehari mba nyoba ngetes rasa lapar
ellese trus dia jadi doyan makan gitu aja. so yang harus dilakukan kontinuitas.
yakin dan tetapkan, pola lapar maka anak akan makan. perlahan2 ..... nanti
proses akan membuktikan pada mba memang itu yang terbaik. karena itulah yang
alami dimiliki setiap makhluk hidup.

usia seperti itu memang menuntut ortu harus kreatif dan inovatif. nga bisa
sepaket jawaban memjamin ellese jadi bisa makan asyik dan nga GTM lagi. Ajak
ellese bikin menu sendiri, ikutan nyiapin makanannya, taruh makanannya diwadah
warna-warni yang lucu, bercerita saat ellese sedang makan .......
buanyaaaaaakkkkk hal. tapi kunci supaya ortu bisa kreatif dan inovatif cuma
satu, ortu harus relax, nga melulu dibebani akan target2. saat itulah anak
menjadi yakin .... my mom always love me what the way i am, bukan karena aku
makan sesuai yang diporsikan, bukan karena aku menghabiskan susu yang sudah
disediakan, bukan karena BB-ku sesuai harapan mama, my mom always love me cause
just she love me so much.

PUTRI

Tidak ada komentar: