Juli 21, 2009

KLIPING SEHAT : Pendidikan Seks

Dear All,

Aku ada pertanyaan titipan dari temen tapi mungkin aku juga butuh jwbnya
karena pasti suatu saat aku akan butuh ini?

Anak temanku usianya 2 thn 3 bulan namanya rafi, kamaren dy melihat mamanya
ganti baju tapi pake cd ( celana dalam ) tapi belum mengggunakan bra,
berikut perckapannya :

Rafi ( R ) : mama punya pantat ( maaf ) sm nenen ya, rafi punya pantat sama
"burung" mama punya burung ga? Sambil melihat ke arah bawah perut mamanya.
Mama ( M ) : Ga punya sayang
R : mama punya apa?
M : karena bingung mau jawab apa akhirnya di jawab " mama punya nya "pepe" "
R : pepenya ada di mn mah di belakang ya? rafi liat dong?

Akhirnya si mama benar2 bingung akhirnya si mama bilang nanti aja ya sayang
dan langsung mencoba memberi perhatian lain ke rafi untungnya rafi ga rewel
lagi.

Pertanyaan nya :
1. Jawaban apakah yang harus di berikan pada anak nya apakah menggunakan
kata " pepe " tidak apa2 dan bagaimana menerangkan kepada anak "pepe" itu
apa.
2. Apakah mama harus memperlihatkan "pepe" itu ke rafi atau bisa menggunakan
boneka perempuan itu menerangkannya?
3. bolehkah anak laki2 mandi bersama dengan mamanya? Kalo boleh bagaimana
cara yang baik ?

Itu dulu pertanyaannya mohon jawaban, saran dan pencerahan atas pertanyaan
saya karena saya juga punya anak laki2 umur 3 thn

Thx before
Salam sehat
E

Respon Saya:

coba bantu ya .....

1) Adalah lebih baik menjelaskan pendidikan seks menggunakan bahasa ilmiah.
Katakan penis, vagina, payudara, bulu kemaluan dan bulu ketiak. Mengapa? Karena
bahasa ilmiah tersebut tidak mengenal dualisme dan tidak berkonotasi jorok.
Istilah2 pepe, burung, dll sering dikonotasikan buruk dan jorok oleh orang
dewasa, dan itu akan membingungkan anak, karena ia memang sungguh2 ingin tahu
yang sebenarnya, sama sekali tidak bermaksud buruk, lebih2 jorok. Dan istilah2
tersebut lain bahasa bisa lain pula, belum lagi kalo sampe jadi lain arti.

2) Tidak perlu. Menerangkan organ reproduksi dapat dilakukan via boneka atau
gambar. Mengapa? Karena organ reproduksi adalah hal yang sangat privasi. Bila
anak penasaran, katakan ini sangat privasi/pribadi, nak. Karena itulah kamu pun
harus menjaga organ reproduksimu baik2. Dijaga kesehatannya, dijaga agar tidak
dilihat umum sembarangan. Dengan begini anak jadi mengerti mengenai etika
pendidikan seks.

3) Buat anak2 mandi bersama ortu merupakan sarana pendidikan seks. Ortu tidak
perlu menjelaskan secara detil rinci. Tunggulah pertanyaan anak, dan jawablah
dengan bahasa ilmiah sederhana. Bila bingung menjawab, lebih baik katakan terus
terang. Disarankan ortu tidak berkelit atas pertanyaan anak, karena itu akan
menimbulkan keingintahuan yang lebih lagi pada anak. Hanya saja mandi bersama
ini memang ada batasannya. Untuk anak2 yang berusia diatas 4 tahun sangat
disarankan sudah dikurangi. Karena anak umumnya sudah bersekolah, komunikasi
sudah lancar, sehingga besar kemungkinan anak akan menceritakan pengalaman mandi
bersama ortu tersebut ke orang lain. Padahal sekali lagi, kegiatan mandi bersama
anak termasuk dalam lingkup privasi yang tidak perlu diketahui publik.

semoga membantu ya

PUTRI

Tidak ada komentar: